Tolak Jabat Tangan Allegri, Paulo Dybala Ngambek Lagi?

SundulGol.com, Jakarta – Paulo Dybala dikabarkan menolak jabat tangan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, usai ditarik keluar.

Paulo Dybala mencetak satu gol kala Juventus menang atas AC Milan dengan skor 2-1 pada laga giornata ke-31 Liga Italia, Sabtu (6/4).

Saat Juventus tertinggal 0-1, Paulo Dybala berhasil menceploskan bola dari eksekusi titik putih pada menit ke-60 dan menyamakan kedudukan.

Keberadaan Dybala di lapangan kemudian hanya bertahan enam menit setelah itu.

Pada menit ke-66, pemain berpaspor Argentina itu ditarik keluar oleh Massimiliano Allegri dan digantikan oleh Moise Kean.

Saat ditarik keluar ini, Dybala dikabarkan marah dan menolak jabat tangan Allegri, dilansir SundulGol.com dari media Italia, Calciomercato.

“Tentu saja Dybala ingin bermain, sama seperti pemain lainnya,” ujar Allegri usai laga.

“Namun, gol yang ia ciptakan jelas memberinya kepercayaan diri lebih. Di klub besar, seluruh rekan setim akan selalu mencoba mencuri tempat Anda. Oleh karena itu, persaingan akan terus ada,” tutur sang pelatih.

Kemarahan Dybala ini seperti mengulangi kasusnya pada Februari lalu saat ia ngambek kala laga kontra Parma (3/2).

Pada laga itu Paulo Dybala diistirahatkan dan hanya duduk di bangku cadangan.

Setelah tiga pergantian dilakukan Allegri, Paulo Dybala dikabarkan ngambek dan langsung meninggalkan kursi pemain cadangan menuju ruang ganti.

Dybala kemudian sudah meminta maaf ke skuat dan Allegri atas aksinya tersebut.

Di luar lapangan, memang kini muncul banyak rumor bahwa Dybala akan dilego, mulai ke Inter Milan hingga ke Liverpool di Liga Inggris.

Andai benar terjadi friksi antara Dybala dan Allegri, bukan tak mungkin La Joya bisa saja dijual pada musim panas nanti.

Soal keputusan Allegri menarik keluar Dybala pada laga kontra AC Milan pada laga semalam bisa dibilang adalah keputusan tepat.

Moise Kean yang masuk menggantikan Dybala berhasil mencetak gol kemenangan bagi Juventus.

“Kean turun dari bangku cadangan dan mencetak gol, ia adalah remaja yang bermain bagus dan seharusnya terus bermain seperti itu,” ujar Allegri.

“Semua yang bermain dari bangku cadangan menentukan laga bagi kami pada malam ini.”

“Jadi, inilai sebuah keputusan dari pelatih yang tidak hanya memikirkan siapa saja yang memulai laga dari awal, tetapi juga memasukkan seorang pemain yang dapat mengubah laga,” katanya lagi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *