Luciano Spalletti Tidak Mau Melatih AC Milan

Sundulgol.com,madura – Allenatore mantan Inter Milan, Luciano Spalletti, secara luas disebut calon pelatih AC Milan. Namun, Spalletti membantah hal itu dan meminta para pendukung Milan percaya Marco Giampaolo.

Rossoneri tampil lamban di awal musim ini. Di bawah asuhan Giampaolo, AC Milan hanya meraih dua kemenangan dan empat kekalahan menelan enam pertandingan yang sudah dijalani di Serie A.orehan itu membuat AC Milan mencatat start terburuk di Serie A sejak tahun 1938. Saat ini, Il Diavolo Rosso terdampar ke -position 16 klasemen dengan enam poin, terpaut satu poin dari Genoa yang berada di batas waktu zona degradasi.

Dari berita muncul ketika manajemen Milan akan segera penggulingan Giampaolo dari kursi pelatih. Sejumlah calon pengganti juga muncul, termasuk Andriy Shevchenko, Rudi Garcia, Claudio Ranieri dan Spalletti tentu.

baca juga :Real Madrid Dikritik, Zidane: Kami Tidak Seburuk Yang Dikatakan Semua Orang

Namun kabar tersebut langsung dibantah oleh Luciano Spalletti. Pelatih 60 tahun mengungkapkan tidak mungkin baginya untuk menjadi pelatih Milan saat ini, karena hubungannya dengan Inter Milan.

“Ini (AC Milan pelatih) berita sampah. Saya memiliki kontrak dengan Inter. Biarkan Giampaolo kerja, ia adalah bintang sepak bola Italia terus meningkat,” kata Spalletti kepada Calcio Top 24.

“Saya sudah keluar dari sepak bola untuk (Inter) membawa saya keluar. Anda harus datang dengan saya hanya untuk memilih buah anggur. Anda akan memiliki lebih banyak jagung di tangan Anda,” lanjutnya.

baca juga :Pujian Bermunculan, Kartika Ajie Diingatkan Agar Tidak Besar Kepala

Gennaro Gattuso Jadi Kandidat

Selain nama-nama calon di atas, ada juga sosok yang mengejutkan. Nama itu adalah mantan pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso.

Namun, menurut Corriere della Serra, Gattuso masih cukup mustahil untuk kembali ke San Siro. Oleh karena itu, ia disebut baru akan ingin kembali ke Milan jika Paolo Maldini dan Zvonimir Boban angkat kaki dari klub.

Sebelum itu, niat Milan untuk membawa Shevchenko putus-putus. Untuk mantan striker lebih memilih untuk tetap menangani di tim nasional Ukraina.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *