PSSI Berharap Kasus Imam Nahrawi Tidak Menganggu Timnas Indonesia

Jakarta, SundulGol.com – Anggota Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Gusti Randa berharap penetapan sebagai tersangka yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menpora Imam Nahrawi tidak akan menggangu persiapan Timnas Indonesia U-23 jelang tampil di SEA Games 2019.

Menpora Imam Nahrawi ditetapkan tersangka oleh KPK terkait kasus dana hibah KONI Pusat. Imam Nahrawi diduga menerima uang sebesar Rp26,5 miliar sebagai bentuk Commitment fee pengurus operasional yang diajukan KONI kepada Kemenpora. Imam Nahrawi juga diduga meminta uang Rp11,8 miliar dalam rentang waktu 2016-2018.

Baca juga: Gagal Pulang Ke Barcelona, Neymar Jadi Anak Manis Di PSG

Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga mengungkapkan penyidikan terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah dilakukan sejak 28 Agustus 2019.

Exco PSSI Gusti Randa berharap kondisi tersebut tidak akan berpengaruh kepada kondisi olahraga nasinonal. Terlebih, banyak agenda olahraga yang bakal diikuti oleh Indonesia sampai akhir masa kinerja Imam Nahrawi sebagai Menpora.

“Prihatin dengan kabar penetapan Pak Imam Nahrawi sebagai tersangka oleh KPK. Sebentar lagi kan ada SEA Games dan Indonesia banyak mengirimkan atlet dari berbagai cabang olahraga,” kata Gusti Randa.

Gusti Randa mengatakan sampai saat ini pendatanganan kerja sama (MoU) dengan sebagai besar cabang olahraga (cabor) yang bakal tampil di SEA Games 2019 masih belum selesai, termasuk sepak bola. Alhasil banyak dana persiapan dan pemusatan latihan untuk atlet menuju SEA Games 2019 belum cair juga.

“Sebagian besar dana tersebut untuk TC (Training Center/Pelatnas) juga belum cair. Mudah-mudahan ini tidak akan menggangu kontigen Indonesia yang akan mengikuti kompetisi nantinya,” kata Gusti Randa.

Selama bertugas menjadi Menpora, Imam Nahrawi sempat membuat geger dunia sepak bola Indonesia pada 2015. Pada 17 April 2015, Imam Nahrawi menandatangani Surat Keputusan (SK) bernomor 0137 tahun 2015 tentang pembekuan PSSI.

Baca juga: Karena Bahasa Portugal, Penyamaran Cristiano Ronaldo Terbongkar

Dalam surat yang ditandatanganinya tersebut Kemenpora memberikan sanksi administratif berupa tidak mengakui seluruh kegiatan PSSI. Pembekuan PSSI yang dilakukan Kemenpora berlangsung selama satu tahun dan berakhir pada 10 Mei 2016.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *