15 Klub Liga Italia Bersatu Hadapi Juventus, Ada Apa?

SundulGol, Jakarta – Sebanyak 15 klub yang berpartisipasi di Liga Italia sepakat untuk bersatu melawan Juventus. Perlawanan tersebut dilakukan guna menggagalkan proposal yang diajukan si Nyonya Tua mengenai perubahan format Liga Champions.

Berdasarkan bocoran dari Marca, format baru Liga Champions tersebut tidak akan mengurangi jumlah peserta di babak grup, yakni 32 klub. Bedanya, sebanyak 32 klub itu akan dibagi ke dalam empat grup berisi delapan tim.

Empat tim teratas lolos ke babak 16 besar, sementara empat tim terbawah tiap grup otomatis terdegradasi ke Liga Eropa. Tim peringkat enam dan tujuh dari masing-masing grup akan memainkan laga playoff untuk menghindari relegasi. Klub yang kalah di playoff juga akan turun kasta ke Liga Eropa sehingga total ada delapan tim yang terdegradasi.

Baca Juga: Sudah Berusia 34 Tahun, Ronaldo Masih Belum Ingin Pensiun

Pada Senin 10 Juni 2019 malam waktu setempat, sebuah resolusi ditandatangani oleh 15 klub sehingga membentuk suara mayoritas. Klub-klub tersebut berjanji untuk mendukung Liga-Liga Eropa lainnya untuk menentang ide Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Klub-Klub Eropa (ECA).

Menurut 15 klub tersebut, ide untuk mengenalkan promosi dan degradasi di Liga Champions mulai 2024 dinilai bakal memangkas pendapatan klub di kasta teratas Liga Italia hingga 35%. Namun, perlawanan tersebut dihambat Juventus di mana Presiden Andrea Agnelli juga menjabat sebagai Presiden ECA dan mendukung format baru Liga Champions tersebut.

Baca Juga: Mulai Umtiti Sampai Icardi, Begini Penampakan MU Yang Baru Menurut FM 2019

Sayangnya, suara 20 klub Liga Italia terpecah belah. Empat klub, yakni Inter, AC Milan, Fiorentina, dan AS Roma memilih abstain. Presiden Lega Serie A (operator Liga Italia), Gaetano Micciche, justru menyerang Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin, yang dinilai gagal mengomunikasikan soal format baru tersebut.

“Jika visi tersebut pada akhirnya tepat untuk melindungi sepakbola Eropa, dia tetap salah dalam hal metode dan komunikasi,” ucap Gaetano Micciche, mengutip dari Football Italia, Selasa (11/6/2019).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *