Penalti Zlatan Ibrahimovic Meleset, AC Milan Akan Siapkan Algojo Penalti Baru

Sundulgol – Jakarta, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, berencana menarik peran algojo penalti yang disematkan kepada Zlatan Ibrahimovic. Penyebabnya, tendangan Ibra dari titik putih gagal menemui target.

Kejadian itu terjadi saat AC Milan berhadapan dengan Hellas Verona, Senin (9/11/2020) dini hari WIB. Beruntung, Zlatan Ibrahimovic mampu membayar tuntas kegagalan tersebut dengan gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan.

Usai pertandingan, Pioli mengakui kalau Ibrahimovic sempat meminta maaf kepada dirinya. Pioli juga mengatakan bahwa Franck Kessie mungkin mengambil tembakan penalti selanjutnya bagi Milan.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa dia minta maaf karena itu adalah pertandingan yang bisa dimenangkan,” kata Pioli kepada Sky.

Nahas, Stefano Pioli berencana menggantikan algojo penalti pada kesempatan berikutnya. Franck Kessie dipilih menjadi eksekutor.

“Kessie mungkin akan mengambil penalti AC Milan berikutnya dan dia perlu istirahat dan untungnya jeda internasional akan datang.”

Kegagalan Kedua di Kandang

Setelah dipermalukan Lille 0-3 di ajang Liga Europa, Milan nyaris kalah melawan Verona. Pioli pun membeberkan perbedaan pertandingan ini dengan saat kalah melawan Lille.

“Itu adalah dua pertandingan yang sangat berbeda, kami ingin memenangkan lebih banyak duel individu di depan, juga karena penjaga gawang mereka, kami tidak bisa mencetak gol lebih banyak,” tandasnya.

Baca Juga :  Kalah Dari Lazio, Juventus Gagal Duduki Puncak Klasmen

Striker Terbaik Ketiga di Dunia

Disamping itu, Mantan striker Timnas Italia, Antonio Cassano, menyebut Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang tengah terbaik ketiga di dunia. Siapa yang menduduki peringkat pertama di daftar Cassano?

Cassano juga pernah bermain untuk AC Milan dan Inter Milan sepanjang kariernya. Rekam jejaknya sama dengan Zlatan Ibrahimovic yang juga pernah memperkuat Inter Milan dan kini kembali menjadi andalan Inter Milan.

Pada periode pertama kariernya di AC Milan, Zlatan bahkan setim dengan Cassano. Mereka bahu membahu dan berhasil mempersembahkan Scudetto untuk Rossoneri.

“Setelah The Phenomenon Ronaldo dan Marco Van Basten, Ibra adalah penyerang tengah terkuat di dunia. Ia yang paling komplet yang pernag saya lihat,” kata Cassano, seperti dilansir Football Italia, Minggu (8/11/2020).

Zlatan Ibrahimovic membuktikan usia bukan menjadi penghalang untuk tetap meraup kesuksesan di level atas sepak bola dunia. Meskipun sudah berusia 39 tahun, pemain asal Swedia itu belum menunjukkan tanda-tanda akan pensiun dalam waktu dekat.

Bahkan, Zlatan Ibrahimovic masih menjadi andalan dan mesin gol bagi AC Milan yang tampil menjanjikan pada awal musim ini.

Baca Juga :  Tidak Ada Alasan Lagi, Persebaya Surabaya Wajib Menang Dari Persib Bandung

Pemimpin Orkestra Indah di AC Milan

Sebelumnya, legenda AC Milan Andriy Shevchenko memuji pengaruh sosok Zlatan di AC Milan. Ia menyebut performa Rossoneri bak sebuah orkestra indah yang dipimpin dengan sempurna oleh Zlatan Ibrahimovic.

Milan mulai menunjukkan performa yang lebih baik setelah memecat Marco Giampaolo dan menggantikannya dengan Stefano Pioli. Setelah itu performa Rossoneri makin oke sejak paruh musim.

Algojo Penalti

Penampilan moncer AC Milan tersebut tak lepas dari kehadiran sosok Ibrahimovic. Fakta itu bahkan diakui oleh Pioli sendiri.

Penampilan Milan makin menggila setelah lockdown. Hebatnya lagi, Rossoneri mampu mempertahankan level penampilannya itu sampai musim 2020/2021 ini.

Performa AC Milan ini mendapatkan pujian dari Andriy Shevchenko. Ia sampai menyebut Rossoneri layaknya sebuah orkestra yang solid.

Semua pemain disebutnya mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menilai kinerja apik itu tak lepas dari kepemimpinan solid dari seorang Zlatan Ibrahimovic.

“Rossoneri menyerupai sebuah orkestra. Setiap orang memiliki tugas mereka dan melakukannya dengan baik,” kata Shevchenko, seperti dilansir Football Italia, Selasa (3/11/2020).

“Ibra mengarahkan mereka dengan sempurna,” sambung legenda AC Milan asal Ukraina itu.

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *