Asosiasi Pemain Belum Sepakat Liga Spanyol Akan Mulai Latihan Senin Depan

Sundulgol – Jakarta, Klub-klub Liga Spanyol akan kembali berlatih awal pekan depan, Senin (4/5), setelah tercapai kesepakatan antara La Liga, Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), dan pemerintah Spanyol. Namun, rencana itu dalam ancaman karena asosiasi pemain belum sepakat.

Kesepakatan telah tercapai antara Presiden La Liga Javier Tebas, Presiden RFEF Luis Rubiales untuk kembali menggelar latihan mulai pekan depan.

Kesepakatan tercapai setelah pemerintah Spanyol melalui Dewan Olahraga Nasional (CSD) yang dipimpin Irene Lozano meminta sepak bola Spanyol kembali beraktivitas. Pemerintah Spanyol menganggap penting bagi sepak bola untuk kembali digelar.

“Olahraga Spanyol akan kembali. Semua akan digelar dengan menghormati syarat yang diberikan Kementerian Kesehatan Spanyol,” ujar Lozano dikutip dari AS.

asosiasi

Salah satu syarat dari Kementerian Kesehatan Spanyol adalah seluruh pemain harus menjalani tes virus corona sebelum kembali menjalani latihan. Namun, hingga kini pihak Asosiasi Pemain Profesional Spanyol (AFE) belum sepakat untuk menggelar latihan pekan depan.

Presiden AFE David Aganzo membantah telah sepakat dengan La Liga dan RFEF untuk segera menggelar latihan. Sebelumnya, Tebas sudah meminta Aganzo untuk mematuhi perintah CSD dan kembali menggelar latihan mulai Senin.

Baca Juga :  Dominique Blanc, Presiden Federasi Sepak Bola Swiss Terjangkit Virus Corona

AFE masih menganggap situasi wabah virus corona di Spanyol bisa menjadi ancaman bagi para pemain. CSD akan menggunakan pertemuan dengan AFE, RFEF, dan La Liga pada Jumat (1/5) untuk meyakinkan Aganzo menerima keputusan pemerintah.

Meski AFE belum sepakat, namun sebagai pemain sudah mengaku tidak sabar untuk kembali menjalani latihan. Salah satunya adalah kapten Real Madrid Sergio Ramos.

“Saya tidak sabar untuk kembali bermain, menginjak rumput Stadion Santiago Bernabeu dan mengenakan jersey Real Madrid,” ujar Ramos.

Jika kesepakatan terjadi maka Liga Spanyol dan La Liga 2 dan latihan dimulai Senin pekan depan, dijadwalkan pertandingan pertama usai wabah virus corona akan digelar pada pekan kedua Juni.

Spanyol sendiri merupakan negara Eropa dengan kasus virus corona terbanyak. Data Universitas John Hopkins hari ini, Kamis (30/4), ada 236.899 total kasus positif corona di Spanyol dengan 24.275 di antaranya meninggal.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *