Lionel Messi Bertahan di Barcelona dan Jalani Latihan Perdana

Sundulgol – Barcelona – Saga transfer Lionel Messi dipastikan berakhir. Sang pemain telah menyatakan hasratnya untuk bertahan di Barcelona setidaknya pada bursa transfer jelang musim 2020/2021.

Kini mengutip dari Marca, Lionel Messi bahkan dikabarkan bakal menjalani sesi latihan perdana bersama skuat Barcelona asuhan Ronald Koeman pada hari Senin (7/9/2020).

Namun sebelum mengikuti sesi latihan tersebut, Lionel Messi bakal terlebih dahulu melakukan tes PCR sebagai protokol kesehatan selama pandemi virus corona.

Sejak mengumumkan bertahan di Barcelona, Lionel Messi memang belum kembali ke markas latihan tim.

Tapi kini situasinya jelas. Pemain asal Argentina itu bakal kembali mengikuti latihan bersama pelatih Ronald Koeman.

jokerpro

Philippe Coutinho

Jika kembali latihan bersama Barcelona, maka Lionel Messi akan kembali bertemu Philippe Coutinho, pemain yang turut berkontribusi saat Bayern Munchen mempermalukan La Blaugrana di Liga Champions.

Coutinho memang bermain di Munchen dengan status pinjaman. Kini ia telah berstatus pemain Barcelona lagi dan sudha terlebih dahulu berlatih di bawah monitor Ronald Koeman.

Baca Juga :  Satu Gol dari Messi Bantu Argentina Kalahkan Brasil

Barcelona sendiri dijadwalkan menjalani uji coba perdana melawan Nastic de Tarragona pada tanggal 12 September nanti di Estadi Johan Cruyff.

Cibiran Pedas Mourinho

Jose Mourinho kembali menuai kontroversi. Kali ini, sasaran komentar bernada sindiran tertuju kepada megabintang Barcelona, Lionel Messi. Menurut Mou, Sang Messiah terlalu dominan dan membuat kemenangan begitu mudah datang.

Menurutnya, hal itu justru menimbulkan sisi negatif yang bakal berimbas ke masa depan. Setidaknya, prilaku Messi yang sangat dominan, justru akan merugikan tim yang dibelanya, dan itu mengarah pada Barcelona.

bertahan di Barcelona

Bagi Mou, dominasi La Pulga akan memberi efek negatif. Baginya, hal terpenting saat berada di lapangan hijau adalah permainan kolektif tim. Jika itu terjadi, tidak akan sulit andai sebuah tim tak memiliki Messi. Begitu juga dengan Barcelona, akan jauh lebih cepat bereaksi saat Messi harus absen, jika yang dikedepankan adalah unsur kolektivitas.

Mou sadar, Messi terlahir sebagai sosok pembeda dalam sebuah pertandingan. Secara individual, karakter pesepakbola berusia 28 tahun ini memudahkan siapapun pelatih yang menangani Barcelona.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *