Bukan Sekadar Sixth Man, Montrezl Harrell Bisa Jadi Superstar

SundulGol.com, Jakarta Montrezl Harrell menjadi bagian penting Los Angeles Clippers belakangan ini. Ia berkembang setiap tahun dan membantu timnya untuk ke playoff. Pada 2018-2019 lalu, Harrell bahkan hampir memenangi gelar Sixth Man of the Year. Namun, kalah dari Lou Williams yang merupakan rekan setimnya sendiri.

Meski bersaing di lapangan, Harrell dan Williams tidak pernah merasa harus beradu satu sama lain. Mereka justru saling dukung. Apalagi keduanya berada di dalam satu tim yang sama. Tujuannya pun sama.

Williams, yang sudah menyabet gelar Sixth Man of the Year tiga kali, bahkan menilai Harrell bukan sebagai pemain cadangan biasa. Ia merasa rekan setimnya itu bisa menjadi superstar. Williams senang bisa bekerja sama dengannya.

Baca Juga : Jrue Holiday Geser Rekor Threepoint Peja Stojakovic

“Saya sangat suka melihatnya berkembang,” kata Williams, per The Athletic. “Saya melihatnya berkembang dari pemain yang mengandalkan fisik menjadi pemain yang dapat mengatur permainannya sendiri, sekarang ia mampu melantun bola, menembak, dengan tembakan kail atau tembakan lainnya.”

Baca Juga :  Ingin Rebut Gelar Kembali, Warriors Lepas Shaun Livingston

Williams sendiri telah menjadi pemain salah satu pemain cadangan terbaik dalam sejarah NBA. Gelar Sixth Man of the Year tiga kali menegaskan hal itu. Namun, ia sangsi Harrell ingin mengikuti jejaknya. Sebab, Williams sadar bahwa rekan setimnya itu punya potensi lebih. Usianya pun masih relatif muda, 25 tahun.

“Saya tidak yakin ia ingin seperti itu,” kata Williams soal Harrell yang mengikuti jejaknya. “Itu jalan karier saya, sementara Harrell punya potensi sebagai superstar. Bermain sekeras mungkin dan biarkan hasil yang menentukan.”

Harrell sendiri baru bermain sebanyak 29 kali musim ini. Ia biasa turun sebagai pemain cadangan sejak awal. Dari total 29 pertandingan itu, Harrell menjadi starter 2 kali saja.

Baca Juga : Pesan Malcolm Brogdon kepada Klub-Klub Elit seperti Lakers

Kendati begitu, Harrell mampu berkontribusi kepada timnya. Ia mencetak rata-rata 19 poin, 7,5 rebound, 2 asis, dan 1,2 blok. Persentase tembakannya (FG%) mencapai 57,4 persen, efektivitas tembakan (eFG%) 57,4 persen juga, sedangkan true shooting percentagenya (TS%) berada di angka 60 persen.

Baca Juga :  Mohamed Salah Cetak Hattrick Melawan Leeds United di Laga Pertama Premier League 2020/2021

Seandainya berjalan lancar, Harrell bisa saja menyabet gelar Sixth Man of the Year musim ini. Namun, seperti kata Williams, potensinya lebih dari itu. Pada kemudian hari, nama Harrell mungkin tidak sebanding dengan Sixth Man of the Year.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *