Pebulutangkis China Taipei yang Terlibat di All England Positif Corona Covid-19

Sundulgol – Jakarta, Virus Corona juga mulai mengancam atlet bulu tangkis. Seorang pebulutangkis China Taipei positif terinfeksi virus yang bernama lain Covid-19 tersebut.

Kabar ini jadi ramai karena pebulutangkis berusia sepuluh tahun tersebut ikut terlibat dalam kontingen China Taipei di ajang All England yang baru saja berakhir beberapa pekan lalu.

Pebulutangkis berusia sepuluh tahun ini memang tidak turun bertanding di All England. Tapi ia berpartisipasi dalam latihan tim dan juga aktivitas lainnya.

Oleh karena itulah, ada kekhawatiran pemain China Taipei ini menularkan virus Corona ke pemain lain, termasuk Indonesia yang mengikuti All England 2020.

Terlebih pemain bersangkutan cukup aktif mengikuti rangkaian kegiatan bulu tangkis tim China Taipei sepanjang tahun 2020.

Karantina

Tercatat pemain ini berada di Spanyol pada 16-24 Februari. Lalu dari 25 Februari-7 Maret tiba di Jerman. Plus di Inggris pada 8-15 Maret.

Kini 33 pemain yang melakukan kontak dengan pemain yang masih berusia sangat muda ini telah melakukan karantina secara mandiri di rumah masing-masing.

Baca Juga :  'James Rodriguez Minta Tak Dipermanenkan Bayern'

Untuk diketahui, usai All England 2020, semua kalender bulu tangkis juga mengalami penghentian akibat virus Corona.

ChinaTaipei

China Pastikan Atletnya Bebas Virus Corona

Menurut Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA), atlet-atlet mereka telah dinyatakan bebas dari virus corona sehingga diperbolehkan kembali berlaga, termasuk pada tiga turnamen bulu tangkis di Eropa.

Seperti dilansir situs BWF, CBA menyatakan bahwa para atlet China dalam kondisi sehat dan tidak terinfeksi maupun diduga terinfeksi virus corona atau yang punya nama lain Covid-19.

“Kami ingin menjelaskan bahwa tim bulu tangkis China dalam keadaan sehat dan tidak ada yang dinyatakan terinfeksi atau diduga terinfeksi,” bunyi pernyataan yang disampaikan CBA

Bahkan, sekarang sebagian atlet tim nasional China juga telah tiba di Inggris untuk berlatih demi tampil di turnamen besar terdekat, yakni All England

“Sejak merebaknya wabah virus corona, ada banyak perhatian apakah tim China bisa berpartisipasi atau tidak,” sambungnya.

“Mayoritas tim melakukan perjalanan ke Inggris untuk pemusatan latihan pekan lalu dan sisanya masih berada di Beijing untuk mengajukan visa.”

Baca Juga :  Larangan Bermain 25 Gim, John Collins Tersandung Aturan Asupan Terlarang

Sejak merebaknya wabah virus corona di China membuat tim bulu tangkis Negeri Tirai Bambu itu kesulitan untuk mengikuti kompetisi di negara lain, karena kekhawatiran akan terinfeksi Covid-19.

Akibat ketakutan tersebut, para pemain China menarik diri dari Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Filipina lantaran pemerintah setempat melarang warga China memasuki wilayahnya. Tak hanya itu, beberapa kejuaraan di China yang dijadwalkan digelar pada Februari-Maret pun terpaksa ditunda atau dibatalkan.

Namun, kekhawatiran tersebut kini telah terjawab saat para pebulu tangkis China akhirnya dibolehkan bertanding di turnamen internasional. Tim bulu tangkis China dijadwalkan akan berpartisipasi pada beberapa turnamen termasuk German Open, All England, dan Swiss Open.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *