Dalam Polemik Liga Italia, Massimo Ferrero Anggap Musim Ini Telah Usai

Sundulgol, Presiden Sampdoria Massimo Ferrero pesimis akan kelanjutan kompetisi Liga Italia Menurut pendapatnya kompetisi Liga Italia telah usai dan musim depan dengan kontestan tim yang sama.

Karena beberapa kontestan Liga Italia dikabarkan terpecah menjadi dua kubu terkait kelanjutan kompetisi musim ini. Dalam pemberitaan La Repubblica yang dilansir dari Football-Italia, perpecahan dua kubu ini karena silang pendapat kelanjutan Liga Italia.

Menurut laman berita dari Italia tersebut, kubu pertama yakni mendukung penuh untuk melanjutkan sisa kompetisi dan kubu lainnya ingin musim ini diakhiri karena pandemi corona semakin meluas.

Pihak otoritas Liga Italia pun juga telah mengambil keputusan terbaru dengan menunda kompetisi hingga waktu yang belum ditentukan.

Bahkan Ferrero memberikan opsi dapat menambahkan 2 kontestan tim dari Serie-B yang akan promosi ke kasta teratas. Ferrero pun memberikan contoh Benevento yang saat ini memimpin klasemen Serie-B mempunyai hak untuk promosi di musim depan.

“Seri A tahun depan harus sama dengan tahun ini, bagi saya, musim berakhir di sini,” kata Ferrero.

Baca Juga :  Peluang Timnas Indonesia U-23 Untuk Meraih Gelar Merlion Cup 2019 Tertutup

“Benevento memiliki 69 poin di Serie B, apa kata mereka? Mereka tidak bisa tinggal dan menonton.” terangnya.

Disisi lain Ferrero sempat bergurau jika pendapatnya ini didengar oleh Claudio Lotito presiden Lazio dapat memperkeruh suasana hingga keselematannya.

Candaan Ferrero bukan tanpa alasan karena Lazio saat ini sedang menjadi penantang Juventus untuk memperebutkan Scudetto.

Lazio dan Juventus merupakan dua tim yang berpeluang besar meraih Scudetto Liga Italia musim ini. Juventus memimpin klasemen dengan 63 poin dan Lazio menguntit dibawahnya dengan selisih 1 poin.

“Scudetto? Saya tahu bahwa [Claudio] Lotito akan membunuh saya karena mengatakan ini,” candanya.

Disisi lain jika kompetisi tetap berjalan ditengah pandemi corona maka keselamatan semua orang akan dipertaruhkan.

Ferrero pun lebih memilih keselamatan hidupnya dan memikirikan kelanjutan musim depan.

Ferrero

“Tetapi hidup, bagi saya musim berakhir di sini, di posisi ini. Dan ini adalah arah untuk pergi, kami dapat membuat hipotesis, kami dapat memberikan diri kami satu bulan persiapan, dari 4 April hingga 4 Mei, kami memainkan 12 pertandingan.” Lanjutnya

Baca Juga :  Inter Milan Menang Dramatis, Tiga Gol Dianulir, Spalletti Diusir Wasit

“Kita sampai Agustus, apa yang terjadi pada musim liga berikutnya?

“Mari kita mulai berbicara tentang musim depan, bukan yang ini.” tutupnya.

Sementara itu di Italia saat ini telah berjatuhan banyak korban akibat terinfeksi virus corona atau Covid-19.


Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan, virus corona yang tengah merebak saat ini bisa dikategorikan sebagai pandemi global.

Italia menjadi satu negara terparah di Eropa yang masyarakatnya terinfeksi Covid-19 dan telah telah lebih dari 7000 korban jiwa meninggal.

Para pemain yang mencari nafkah di kompetisi Liga Italia tak luput menjadi korban Covid-19.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *