Tanggapan Jack Brown dan Gilles Joannes Soal Kesempatan Bergabung pada Timnas U-19

Sundulgol – Jakarta, Jack Brown punya kenangan pahit di Timnas Indonesia U-19. Sebelum kembali dipercaya, gelandang Lincoln City U-18 ini pernah dua kali tersingkir di masa seleksi.

Pemain berusia 18 tahun tersebut pertama kali dipanggil Timnas Indonesia U-19 semasa masih ditangani Indra Sjafri pada 2017. Bersama kakaknya, George Brown, keduanya gagal tampil memikat di proses penyaringan tersebut.

Nama Jack Brown kembali menghiasi skuad Timnas Indonesia U-19 pada pemusatan latihan (training centre) di Kabupaten Bekasi pada Januari 2020. Dia dilirik oleh pelatih Shin Tae-yong. Namun, ia tidak dibawa ke dalam TC di Chiang Mai, Thailand.

Setelah memulangkan 11 nama dari pemusatan latihan kali ini, Shin Tae-yong kembali memanggil Jack Brown. Dia telah mengikuti latihan bersama Beckham Putra dan kawan-kawan di Stadion Madya, Jakarta.

“Saya sangat senang dan mencoba memberikan yang terbaik. Untuk hasilnya, lihat saja nanti,” kata Jack Brown.

“Terima kasih banyak atas dukungan dan komentar yang positif. Saya akan mencoba memberikan yang terbaik di Timnas Indonesia U-19,” imbuh Jack Brown.

Baca Juga :  Bayern Munchen Juara Bundesliga di Kandang Werder Bremen

Alasan Shin Tae-yong

Sementara itu, Shin Tae-yong masih penasaran dengan kemampuan Jack Brown setelah tidak maksimal pada pemusatan latihan Januari 2020 karena persoalan adaptasi. Karena itu, ia meminta sang pemain untuk kembali unjuk gigi pada TC kali ini.

“Memang kami sudah pernah melihat dia di Kabupaten Bekasi. Namun saat itu Jack Brown tidak punya waktu adaptasi di sini,” kata Shin Tae-yong.

“Sebelum pemusatan latihan ke luar negeri, saya ingin melihatnya. Saya memang meminta dia untuk datang ke sini,” jelas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Gilles Joannes

Sementara itu, pemain keturunan Indonesia-Belanda, Gilles Joannes, mengaku membela Timnas Indonesia adalah keputusan sulit. Namun, ia menanti panggilan dari PSSI  bila tenaganya dibutuhkan suatu saat nanti.

Sang pemain menceritakan tentang profil singkatnya dan aktivitas sepak bola bersama tim Eredivisie tersebut dalam channel YouTube Yussa Nugraha. Gilles Joannes mengaku tinggal di Belgia, tepatnya di kota Essen, meski klubnya ada di Belanda.

Keluarga, terutama kakek dan neneknya berasal dari Indonesia, membuat ia cukup menggemari masakan khas tanah air, terutama soto ia mengaku selalu ada sajian masakan khas Indonesia jika berkunjung ke kakek dan neneknya.

Baca Juga :  Cristiano Ronaldo Minta Juventus Boyong Bintang Benfica

“Keluarga ayahku, opa dari Jakarta dan oma Sumatera. Saya rasa seperempat diriku orang Indonesia karena orang tua opa oma saya juga tidak asli Indonesia. Saya juga belum pernah ke Indonesia,” jelas Gilles Joannes.

Jack Brown

Pemain yang suka beroperasi di lini tengah dan mendikte jalannya pertandingan itu belum mau berkomentar banyak soal kans membela Timnas Indonesia. Itu wajar, sebab membela suatu negara bukanlah keputusan mudah. Selain itu, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia juga belum melakukan kontak.

“Itu akan jadi keputusan sulit. Saya belum bisa memberikan jawaban. Saya juga belum mendapatkan panggilan dari PSSI untuk membela Timnas Indonesia,” kata Gilles Joannes lagi.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *