Zlatan Ibrahimovic Berambisi Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions

Sundulgol – Jakarta, Zlatan Ibrahimovic yakin AC Milan bisa kembali ke Liga Champions pada musim depan. Ia juga mengungkap bagaimana Stefano Pioli meyakinkannya untuk bertahan di San Siro.

Milan saat ini memimpin klasemen Serie A dan lolos ke babak 32 besar Liga Europa.

“Tim ini lapar. Kami tidak memiliki tujuan atau impian. Ini adalah tim muda, mereka tidak terbiasa untuk menang, tetapi yang terpenting adalah mereka tidak boleh santai dan di sanalah saya masuk. Kami tahu ini bukan Inter atau Juventus, yang memiliki skuad yang jauh lebih besar,” kata Ibra di Sky Sports.

“Saya pikir tim ini bisa kembali ke Liga Champions. Kualitas dan bakat saja tidak cukup, Anda perlu pengorbanan dan disiplin,” tegasnya.

Ibrahimovic melihat dirinya sebagai pemimpin seperti di serial dokumenter The Last Dance.

“Saya bukan Michael Jordan, tapi saya memiliki cara kerja seperti itu. Itu adalah mentalitas pemenang. Saya menuntut, saya tidak menerima umpan yang salah tempat, karena pada level ini kami menampilkan performa. Saya melakukan segalanya untuk menang, jadi jika Anda membuat kesalahan, wajar hal itu akan ditunjukkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Juventus dan Napoli Bikin Transfer Edin Dzeko ke Inter Terhambat

Ibra menyadari ada banyak orang yang menyebutnya berlebihan alias lebay.

“Tetapi jika saya masih di sini dan telah memenangkan semua, itu alasannya. Tidak semua orang menyadari bagaimana rasanya berada di bawah tekanan ini untuk waktu yang lama,” tegas pemain bernomor punggung 11 di AC Milan itu.

Nyaris Pergi

Ibra juga mengagumi Stefano Pioli dan mengungkapkan dia awalnya berniat meninggalkan AC Milan musim panas ini.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan membatalkannya, karena saya memikirkan pengorbanan dan keluarga di Swedia. Pioli berkata: ‘Saya menghormati itu.’ Namun, keesokan harinya, dia menelepon saya lagi,” ucapnya.

 Kembali ke Liga Champions

“Saya pergi berlibur, tetapi kemudian saya pikir ini adalah tantangan yang menarik dan sulit. Saya tidak ingin gantung sepatu karena merasa menyesal. Jadi saya menelepon Mino (Raiola) dan menyuruhnya untuk menutup kesepakatan,” tegasnya.

Di bawah Pioli, Ibra mengaku mendapat hal baru di usianya yang hampir 40 tahun. Ibra menyebut Pioli menemukan cara untuk mendapatkan yang terbaik dari kualitasnya.

“Dia sering berbicara kepada saya dan menanyakan banyak hal, seperti yang saya lakukan dengan rekan satu tim. Mereka menghormati saya dan saya merasakan tanggung jawab itu. Saya menikmatinya.”

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *