Turunkan Tim Muda, MU Terkapar di Kandang Astana

SundulGol.com, Jakarta – Skuat Manchester United harus bertekuk lutut kala bertandang ke Kazakhstan di kandang FC Astana, dalam laga lanjutan penyisihan grup L Liga Eropa di Astana Arena, Kamis (28/11/2019) malam WIB. Dalam laga itu, Setan Merah kalah 2-1.

Sejatinya Manchester United mengawali laga dengan baik dan sempat unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Jesse Lingard di menit 10′. Namun di babak kedua tuan bangkit dengan gelontoran dua gol yang dicetak oleh Dmitri Shomko menit 55′ serta gol bunuh diri pemain MU, Di’Shon Bernard menit ke-62.

Meski menelan kekalahan, hasil itu tak merubah posisi MU sebagai pemuncak grup dan memastikan lolos ke babak selanjutnya bersama AZ Alkmaar di peringkat kedua. Di mana laga fase grup Liga Eropa hanya menyisakan satu pertandingan lagi. Poin kedua klub itu sudah tak mungkin terkejar.

MU memiliki 10 poin dari lima pertandingan, disusul AZ Alkmaar dengan 9 poin dan Partizan Beograd 5 poin. Sementara bagi FC Astana, ini merupakan tiga poin perdana di ajang Liga Eropa tahun ini. Sebelumnya di empat pertandingan, wakil dari Kazakhstan ini selalu kalah dari lawan-lawannya.

Baca Juga: Manchester United, Liverpool Dan 5 Klub Elite Eropa Saling Berburu Kai Havertz Walau Bernilai 2 Triliun

Sadar hasil pertandingan sudah tidak mengubah situasi, manajer MU Ole Gunnan Solskjaer menurunkan skuat muda menghadapi FC Astana. Mayoritas pemain yang diturunkannya adalah pemain akademi yang masih belasan tahun.

Dari catatan Opta, rataan usia skuat United di laga ini adalah 22 tahun 26 hari. Ini jadi rekor skuat termuda yang pernah diturunkan Manchester United di pertandingan kompetisi Eropa.

Skuat muda Manchester United sebenarnya bisa mengawali laga ini dengan baik. Namun gol justru berasal dari kombinasi para pemain senior mereka. Berawal dari sodoran Luke Shaw ke Jesse Lingard. Nama terakhir kemudian melepaskan tembakan mendatar akurat menembus pojok gawang FC Astana dan gol!. 0-1 untuk keunggulan MU.

Tertekan sejak menit awal, FC Astana mencoba bangkit balas menyerang. Beberapa kali para pemain mereka mengancam gawang MU di pertengahan babak pertama. Salah satu peluang terbaik hadir melalui Dorin Rotariu yang tembakannya dari jarak dekat masih melebar. Sayang, gol yang ditunggu tak datang juga.

Memasuki babak kedua, Manchester United nyaris menggandakan skor ketika Luke Shaw melewati Rukavina dan mengirimkan umpan silang yang tak bisa dijangkau Nenad Eric. Sayang, Jesse Lingard gagal menyambar bola, tetapi masih ada Tahith Chong menyambutnya. Namun tembakannya justru melebar, padahal gawang sudah lowong tanpa pengawalan.

Laga babak kedua baru berjalan sekitar 10 menit, tepatnya di menit ke-55, publik tuan rumah bergemuruh. Berawal dari umpan Murtazayev yang mengirimkan bola kepada Shomko, lalu disambut dengan tembakan ke gawang MU yang tak bisa dibendung kiper Lee Grant. Skor berubah menjadi 1-1.

Baca Juga: 3 Debutan Saat MU Sambangi Markas Astana

Usai mencetak gol, semangat anak-anak Astana langsung meningkat. Kendali permainan kini tampak diambil alih oleh tuan rumah. Benar saja, berkali-kali mencoba menyerang, gawang Manchester United akhirnya jebol lagi.

Sebuah akselerasi dari sayap kanan, Rukavina mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Di’Shon Bernard mencoba mengebloknya, tapi bola terdefleksi dan justru masuk ke gawang sendiri. Astana berbalik unggul 2-1.

Peluang emas kembali diperoleh tuan rumah. Di menit 73, sebuah serangan balik cepat berakhir dengan tembakan keras. Sayang, sepakan Sigurjonsson itu masih melebar.

Di sisa pertandingan, Manchester United mencoba mengurung pertahanan Fc Astana. Namun upaya mereka menyamakan kedudukan tak juga berhasil. Skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah tak berubah hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *