Mbappe dan Neymar Terpaksa Tetap di PSG Sampai Musim Depan

Sundulgol –  Paris, Pandemi virus corona Covid-19 bukan hanya menyebabkan krisis kesehatan di berbagai penjuru dunia, tapi juga menimbulkan krisis finansial. Tentu saja, itu berarti pemain-pemain bintang diyakini sulit hengkang dari klub mereka. Dua striker Paris Saint-Germain (PSG), Mbappe dan Neymar mungkin terpaksa semusim lagi bersama Les Parisiens.

Dunia sepak bola menjadi salah satu area yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Tidak sedikit yang memprediksi bursa transfer musim panas tahun ini akan sepi dari kepindahan yang melibatkan dana fantstis.

Tentu saja, itu berarti pemain-pemain bintang diyakini sulit hengkang dari klub mereka. Dua striker Paris Saint-Germain (PSG), Neymar dan Kylian Mbappe mungkin terpaksa semusim lagi bersama Les Parisiens.

Seperti dilansir L’Equipe, PSG menyadari bahwa klub-klub manapun yang mengincar Mbappe maupun Neymar tidak akan mampu membayar sesuai tarif di tengah krisis finansial akibat pandemi.

Mbappe sudah beberapa bulan terakhir sangat santer dikait-kaitkan dengan rencana kepindahan ke Real Madrid, tetapi raksasa Spanyol itu kemungkinan besar akan menunda langkah mereka menggaet bintang tim nasional Prancis tersebut.

Baca Juga :  Manchester City Tidak Dapat Tampil di Liga Champion Selama 2 Musim
Mbappe dan Neymar

Mbappe masih punya kontrak hingga penghujung Juni 2022, yang praktis bakal membuat Real Madrid bisa menaikkan posisi tawar ketika mengajukan penawaran ke PSG, terutama dalam urusan harga.

Sementara itu untuk kasus Neymar, baik bintang Brasil itu maupun Barcelona sama-sama saling tertarik untuk mencapai kesepakatan satu sama lain.

Di sisi lain, Barcelona juga tengah berusaha mendapatkan Lautaro Martinez dari Inter Milan, yang harganya tidak akan murah.

Sulit untuk Las Blaugranas untuk menggelontorkan ratusan juta euro untuk mendatangkan dua target transfer mereka pada bursa transfer nanti.

Satu-satunya jalan yang mungkin ditempuh adalah dengan skema pertukaran untuk mendapatkan Neymar dari PSG, itu pun jika Barcelona bisa mengajukan nama yang dianggap cukup setara.

Sementara karena tersendatnya pendapatan, keuangan klub pun menjadi terganggu. Klub sepak bola harus melakukan efisiensi untuk tetap bertahan kala krisis akibat pandemi virus Corona.

Klub-klub besar Eropa pun akhirnya memutuskan untuk melakukan pemotongan gaji para pemainnya. Itu terjadi dengan Barcelona, Bayern Munchen, Juventus, hingga tim Premier League.

Baca Juga :  Sergio Ramos: Messi dan Ronaldo Sebaiknya Dibuat Ballon d'Or Khusus Untuk Mereka Berdua

Dengan kondisi keuangan yang tidak menentu, klub-klub sepertinya tidak bisa belanja pemain secara besar-besaran di bursa transfer musim panas 2020. Alhasil, kepindahan beberapa pemain bintang dengan harga mahal sepertinya tidak akan terjadi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *