Ketua PSSI : Shin Tae-yong, Pelatih Yang Keras Kepala

Sundulgol – Jakarta, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, buka suara mengenai karakter dari pelatih Shin Tae-yong yang sudah hampir setahun menukangi Timnas Indonesia. Menurut Iriawan, pelatih asal Korea Selatan itu punya karakter yang keras kepala.

Namun, Mochamad Iriawan mengaku tak masalah dengan karakter keras kepala Shin Tae-yong. Hal itu dilakukan Shin Tae-yong untuk mempertahankan pendapatnya demi memberikan yang terbaik di Timnas Indonesia.

“Shin Tae-yong adalah pelatih profesional. Hanya memang keras kepala, tapi bagus. Keras kepala untuk kebaikan kan bagus,” kata Mochamad Iriawan dalam kanal Youtube miliknya.

Sementara itu, Iriawan juga menyebut Shin Tae-yong merupakan sosok pelatih yang profesional. Pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu juga dikenal disiplin dan tegas dalam mengambil keputusan.

Contohnya adalah saat pencoretan pemain. Iriawan mengaku pihaknya sama sekali tidak ikut campur dalam hal-hal yang bersifat teknis di Timnas Indonesia.

“Namun, memang seperti itulah pelatih profesional. Yang bersangkutan (Shin Tae-yong) bersama timnya bisa membagi waktu. Dia tahu bagaimana meningkatkan penampilan timnya, disiplin, dan tegas dalam pencoretan pemain karena kami tidak ikut campur,” ucap Iriawan.

Baca Juga :  Ruben Loftus-Cheek Segera Bermain Penuh untuk Chelsea

Serap Ilmu

Mochamad Iriawan meminta para pelatih lokal Indonesia untuk menyerap ilmu dari Shin Tae-yong. Seperti diketahui, saat ini ada dua pelatih Indonesia yang masuk dalam tim kepelatihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19, yakni Nova Arianto sebagai asisten dan Sahari Gultom sebagai pelatih kiper.

Kemudian juga ada Indra Sjafri yang menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI. Iriawan meminta untuk mengambil hal-hal yang positif dari Shin Tae-yong dan mengabaikan yang buruk.

“Ini menjadi pembelajaran bagi pelatih-pelatih Indonesia untuk ambil sisi baik dari Shin Tae-yong. Yang kurang baiknya kira-kira dibuang. Akan tetapi, kami melihat yang bersangkutan memang profesional,” tegas Iriawan.

Penundaan Piala AFF ke Desember 2021

Sementara tentang keputusan Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) yang menunda Piala AFF ke Desember 2021. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut mendukung penuh keputusan itu, dan  membuat Timnas Indonesia punya durasi persiapan yang lebih panjang.

AFF mengonfirmasi penundaan Piala AFF ke Desember 2021 pada Senin (7/12/2020). Keputusan itu diambil dengan pertimbangan kesehatan dan keselamatan semua pihak yang terkait dalam turnamen dua tahunan itu.

Baca Juga :  Drama 6 gol, Real Madrid Sukses Tutupkan Mulut Granada

Yang Keras Kepala

“PSSI akan mengikuti keputusan AFF. Tentu ada hal positif dari penundaan ini yakni timnas Indonesia bisa melakukan persiapan lebih panjang,” kata Iriawan seperti dikutip situs resmi PSSI, Selasa (8/12/2020).

Memiliki persiapan yang lebih panjang menjadi keuntungan buat Timnas Indonesia. Apalagi PSSI menargetkan Timnas Merah Putih untuk menjadi juara di Piala AFF.

“Kami harap untuk pemain-pemain yang nantinya dipanggil Timnas Indonesia dan bermain di Piala AFF agar berjuang keras serta memberikan hasil maksimal. PSSI ingin timnas Indonesia meraih juara di Piala AFF 2020 yang dihelat akhir tahun 2021 mendatang,” tegas Iriawan.

Penundaan jadwal Piala AFF 2020 ini menjadi yang kedua kalinya dilakukan karena pandemi COVID-19. Sebelumnya, Piala AFF yang sejatinya digelar November-Desember 2020 ditunda ke April-Mei 2021.

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *