Menurut Fernando Santos, Portugal Kandidat tapi Bukan Favorit Juara Piala Eropa 2020

Sundulgol.com, Jakarta – Fernando Santos mengklaim bahwa Portugal merupakan kandidat, tapi bukan favorit juara di Piala Eropa 2020. Hal itu disampaikannya setelah A Selecao das Quinas memastikan tempat di putaran final turnamen sepak bola empat tahunan setelah mengalahkan Luxembourg dengan skor 2-0 di Stade Josy Barthel, Minggu (17/11/2019) malam WIB.

Pada laga penyisihan Grup B kualifikasi Piala Eropa 2020, kedua gol Portugal masing-masing dicetak Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo. Kemenangan ini sudah cukup buat Portugal menemani Ukraina lolos ke putaran final Piala Eropa tahun depan.

Baca juga : Harry Maguire Tidak Memiliki Rahasia, Hanya Terus Bermain Dan Keberuntungan

Perjalanan Portugal di Piala Eropa 2020 terbilang tidak terlalu mulus ketimbang empat tahun sebelumnya. Pada 2016, mereka berhasil mengantongi tujuh kemenangan dan sekali kalah dalam delapan laga penyisihan Grup I.

Sementara kualifikasi Piala Eropa 2020, Portugal mencatat enam kemenangan, dua seri, dan sekali kalah. Kendati demikian, Santos mengklaim jika Portugal saat ini lebih kuat dibandingan sebelumnya.

Munculnya Bernardo Silva, Joao Felix, Ruben Neves dan Fernandes, bersama dengan kehadiran Ronaldo membuat skuat Portugal lebih kuat ketimbang sebelumnya. Sehingga tak aneh jika Santos mengklaim jika Portugal masuk dalam daftar kandidat pemenang Piala Eropa 2020.

Baca juga : Bayer Munchen Pastikan Flick Melatih Hingga Akhir Tahun

“Kami adalah kandidat di Piala Eropa 2020, kami tidak pernah berasumsi bahwa kami adalah favorit,” kata Santos, pasca pertandingan.

“Tim Portugal memiliki kualitas. Ketika Portugal dapat mengumpulkan kreativitas, kualitas dan catatan artistik, dan pada saat yang sama menyadari bahwa permainan, pada waktu-waktu tertentu, membutuhkan hal-hal lain, kami praktis tidak terkalahkan. Tidak mudah mengalahkan Portugal, Portugal memiliki semua kondisi untuk dapat membuat Kejuaraan Eropa yang baik. Statusnya sama seperti biasa. Ketika kami pergi ke Piala Eropa 2016, mereka mengatakan itu gila ketika saya mengatakan Portugal adalah kandidat,” imbuh Santos.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *