Rekan Duet Yang Paling Disukai Bruno Fernandes di Man United

Sundulgol – Manchester, Bruno Fernandes memberi jawaban blak-blakan saat ditanya tentang rekan duet yang paling disukainya untuk bekerja sama di lapangan bersama Manchester United. Gelandang asal Portugal itu menyebut sosok pemain senior Man United, Juan Mata.

Kerja sama yang apik dengan Juan Mata, Marcus Rashford, dan Donny van de Beek, membantu Bruno Fernandes mencetak gol apik saat MU menang 4-1 atas Newcastle United. Menurut Fernandes, pemikiran cepat ala Mata menjadi katalis bagi dirinya saat bahu membahu di lapangan.

“Saya rasa kombinasi itu (pada laga melawan Newcastle) alamiah. Tentu saja, di kompleks latihan Anda berlatih sepanjang waktu bersama mereka dan saling mengenal masing-masing. Anda juga tahu apa yang lebih baik bagi mereka dan bagaimana mereka bermain,” kata Fernandes, saat ditanya kombinasi dengan rekan-rekannya, yang mengawali golnya ke gawang Newcastle.

“Jika Anda meminta saya menyebutkan satu nama dengan siapa saya paling menikmati bermain bersama, maka itu adalah Juan. Saya rasa ia adalah salah satu pemain tercerdas. Dia tahu apa yang saya inginkan dan bagaimana saya ingin bermain dan dia berpikir sangat cepat.”

Baca Juga :  Bali United Akan Perpanjang Derita Persija Di Piala Indonesia

“Kadangkala poinnya bukan menjadi cepat, tapi berpikir cepat. Saya rasa Juan adalah satu di antara pemain seperti itu dan saya senang bermain bersamanya,” imbuh Bruno Fernandes.

Memuji Van de Beek dan Marcus Rashford

Bruno Fernandes juga memuji Marcus Rashford dan Donny Van de Beek, yang juga berperan penting saat bertandang ke markas Newcastle.

“Tentu saja, memiliki Rashford di depan luar biasa. Para pemain yang kami turunkan di lini serang luar biasa. Mereka cepat, punya kualitas dan dapat mencetak gol,” tutur Fernandes.

rekan duet

“Seperti yang kalian lihat pada pertandingan terakhir, ada umpan bagus dari saya, tapi beberapa pemain yang tak secepat Rashy mungkin akan keduluan bek lawan. Tapi, Rashy melakukannya dengan sangat baik dan sentuhan pertamanya sangat luar biasa untuk mengontrol bola menjadi gol.”

“Juga Donny. Dia datang dari Ajax. Saya sebelumnya punya pelatih dari Sporting (Marcel Kaiser), dia juga pelatih Donny juga di Ajax. Saya tahu bagaimana dan seperti apa permainan yang mereka sukai. Mereka suka main satu-dua, koneksi seperti itu. Kita bisa menyebutnya sepak bola tiki-taka dan Donny salah satu pemain dari sepak bola indah Ajax itu,” imbuh Fernandes.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *