Radja Nainggolan Secara Resmi Tinggalkan Inter Milan dan Kembali ke Cagliari

Sundulgol – Milan, Radja Nainggolan secara resmi tinggalkan Inter Milan. Kali ini, pemain  gelandang berkebangsaan Belgia tersebut memutuskan pulang ke klub yang membesarkan namanya, Cagliari.

Nainggolan sudah berulang kali bolak-balik dari klub Italia tersebut. Ia memulai kiprahnya di Cagliari pada tahun 2010 silam sebagai pemain pinjaman dari Piacenza.

Performanya yang apik membuat Cagliari memutuskan untuk merekrutnya secara permanen di tahun itu juga. Lalu, di tahun 2014, Nainggolan memutuskan hijrah ke AS Roma dan mencatatkan total 138 penampilan di ajang Serie A.

Aksinya memukau perhatian Inter Milan yang langsung membawanya ke Giuseppe Meazza pada tahun 2018. Setelah satu musim, ia memutuskan kembali ke Cagliari lagi-lagi dengan status pinjaman.

Kembali ke Cagliari

Cagliari memutuskan untuk memulangkan sang pemain ke Inter Milan di musim panas kemarin. Selang enam bulan, mereka kembali merekrutnya dengan status pinjaman yang berlaku sampai akhir musim 2020/21.

Cagliari Calcio dengan senang mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan hak servis olahraga Radja Nainggolan, yang pindah dari Inter dengan status pinjaman sampai akhir musim,” tulis klub di situs resminya.

Baca Juga :  Romelu Lukaku Mulai Takut Gagal Pindah dari Manchester United

“Ibarat sebuah kisah cinta yang panjang, dibalut dengan warna merah dan biru: Cagliari dan Nainggolan kembali bersatu.”

Kesenangan yang Direnggut Inter

Pada musim ini, Nainggolan lebih sering menyaksikan pertandingan Inter Milan dari bangku cadangan ketimbang beraksi di lapangan. raja Nainggolan hanya tampil satu kali saja di Serie A.

resmi tinggalkan

Beberapa waktu lalu, pria berusia 32 tahun tersebut pernah mengungkapkan kegelisahannya berseragam hitam-biru milik Inter. ” Saya berkeinginan untuk kembali temukan rasa senang bermain sepak bola, yang telah hilang sejak hari pertama saya bergabung di klub ini,” ujarnya.

“Saya senang bermain dan itulah yang ingin saya lakukan. Dan saya hanya ingin berbicara di atas lapangan, terutama setelah saya membaca beberapa hal yang rasanya absurd.”

“Sekarang saya ada di sini, seperti di musim panas kemarin. Akhirnya saya berada di sini dan berharap bisa berada di sini juga pada musim panas berikutnya, namun kami akan lihat lagi nanti,” pungkasnya.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *