Klub-Klub Italia Lebih memilih Tuntaskan Serie A Daripada Kompetisi Eropa

Sundulgol-Jakarta, Rencana UEFA untuk melanjutkan kompetisi Eropa pada akhir pekan ditentang mayoritas klubĀ Serie A. Mereka ingin fokus menyelesaikan liga yang tinggal beberapa laga lagi.

Mereka yang menolak beranggapan akhir pekan adalah waktu untuk bermain di kompetisi liga. Mengingat sudah banyak waktu yang terbuang karena penghentian sementara akibat pandemi virus corona, maka akhir pekan merupakan saat untuk jadwal pertandingan Serie A.

Mayoritas kompetisi liga di Eropa tengah dihentikan karena pandemi virus COVID-19 atau corona. Semua akan dilanjutkan lagi paling cepat pada 2 Mei mendatang.

UEFA dan seluruh anggota federasinya akan melakukan rapat lagi demi menemukan formula terbaik. Beberapa gagasan juga sudah diwacanakan, namun Serie A sepertinya akan menolak satu di antaranya.

Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa menyatakan setuju untuk memberikan slot di akhir pekan untuk kompetisi antarklub. Gagasan itu bakal ditolak tegas oleh Serie A.

Presiden FIGC, Gabriele Gravina menyatakan bahwa Serie A akan dimulai kembali pada 2-3 Mei 2020. Kendati begitu, semua masih simpang siur, tergantung seberapa cepat status pandemi corona berakhir.

Baca Juga :  Era Kesuksesan Jose Mourinho sebagai Pelatih Dinilai Telah Habis

Jika tepat waktu, maka Serie A bisa diakhiri pada 30 Juni. Bila meleset, maka bukan tak mungkin baru selesai pada Juli 2020.

Serie A

Liga Inggris

Sementara itu di Liga Inggris, Jamie Carragher, ingin Liga Inggris musim ini diselesaikan. Menurut dia, aneh rasanya jika The Reds diberi gelar juara, tanpa menyelesaikan kompetisi 2019/2020.

Liverpool saat ini kokoh di puncak klasemen. The Reds unggul 25 angka atas Manchester City yang berada di bawahnya.

Masalahnya, Liga Inggris sedang ditangguhkan karena pandemi virus corona. Belum jelas kapan pasukan Jurgen Klopp akan bermain lagi

“Kita semua tahu Liverpool akan memenangkan liga. Mereka hanya perlu memenangkan satu atau dua pertandingan. Tetapi jika liga berhenti, rasanya tidak benar memberi mereka gelar juara. Ya, Liverpool mungkin diberikan gelar liga, itulah yang dikatakan orang-orang. Tetapi akan selalu ada sesuatu di sana yang tidak terasa benar tentang itu,” kata Carragher di Soccerway.

“Tapi itu tidak akan mempengaruhi Liverpool secara ekonomi, atau divisi mereka. Tapi, tim yang berada di luar Liga Premier, benar-benar berjuang untuk kembali ke Liga Premier, bisa kena dampak selama empat atau lima tahun jika liga berhenti.”

Baca Juga :  Real Madrid Siapkan Rp7,91 Triliun untuk Belanja Pemain, Uang dari Mana?

Menurut Carragher, jika kompetisi di Inggris tak diselesaikan, maka dampak ekonomi terbesar adalah pada klub-klub kecil.

Seluruh kompetisi sepak bola Liga Inggris sendiri, termasuk Liga Premier, ditunda setidaknya hingga 30 April mendatang demi mencegah penyebaran virus corona.

Kompetisi baru bisa dilanjutkan pada Mei, dengan catatan situasi sudah lebih kondusif.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *