Manchester United Jadikan Paulo Dybala Sebagai target Jangka Panjang

Sundulgol – Jakarta, Manchester United kini dikabarkan menjadikan bintang Juventus, Paulo Dybala, sebagai target jangka panjang. Apalagi penyerang asal Argentina itu baru-baru ini mendapatkan ultimatum dari Bianconeri untuk segera menandatangani kontrak baru.

Manchester United sempat mengalami krisis striker setelah kepergian Romelu Lukaku ke Inter Milan pada musim lalu. Namun, musim panas 2020, The Red Devils memutuskan menggaet Edinson Cavani.

Sayangnya, Manchester United sepertinya mulai menyadari bahwa Cavani bukanlah lagi pemain yang bisa diandalkan untuk optimal mengingat usianya yang sudah 33 tahun. Jelas pemain asal Uruguay itu hanyalah solusi jangka pendek untuk lini serang The Red Devils.

Manchester United pun memulai perburuan untuk mendatangkan penyerang baru yang nantinya bakal diplot menggantikan Cavani jika kontraknya sudah berakhir.

Seperti dilansir dari Transfer Window Podcast, Manchester United menginginkan Paulo Dybala sebagai target jangka panjang mereka, entah musim depan atau dua musim lagi.

Angin segar pun datang kepada Manchester United setelah Dybala hingga saat ini belum memperpanjang kontraknya bersama Juventus. Bahkan Bianconeri sampai memberinya ultimatum jika tidak memperpanjang kontrak yang saat ini akan berakhir pada 2022, maka pemain asal Argentina itu akan dijual.

Baca Juga :  Prediksi Liga Europa: Arsenal Vs Slavia Praha, Catatan Moncer

Masalah Dybala di Juventus

Paulo Dybala kerap terganjal masalah di Juventus. Beberapa tahun lalu, ia sempat akan dijual oleh Bianoneri. Namun, kepindahan tersebut tidak menjadi kenyataan.

Kini Paulo Dybala dikabarkan tengah kesal terhadap pelatihnya, Andrea Pirlo, karena jarang memberinya kesempatan untuk bermain selama 90 menit penuh meski dia sudah pulih dari cedera.

Hingga kini Dybala diklaim masih enggan memperpanjang masa baktinya di Juventus. Sementara itu, di sisi lain manajemen Si Nyonya Tua kabarnya sudah memberikan ultimatum kepada Dybala, teken kontrak baru atau dijual.

target Jangka Panjang

Solskjaer memuji kualitas skuat Manchester United 

Sementara itu, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memuji kualitas kedalaman skuat Manchester United sebagai satu di antara beberapa alasan The Red Devils bisa naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara Premier League.

Begitu dalamnya skuat Manchester United, Solskjaer bahkan tidak bisa menentukan pakem starting lineup Manchester United pada musim ini. Ia selalu menurunkan skema yang berubah-ubah dan hanya ada beberapa pemain yang terus menjadi pilihan utama.

Baca Juga :  Perminataan Maaf UEA Diterima PSSI, Soal Salah Putar Lagu Kebangsaan

Solskjaer memahami bahwa keputusannya terbilang ganjil, di mana terus mengganti lineup bisa menjadi sebuah masalah. Namun, baginya justru di situ letak kekuatan Manchester United pada musim ini, di mana setiap pemain memiliki kesempatan bermain yang sama.

“Kami memiliki skuat yang tangguh. Dan kami banyak melakukan rotasi. Kami tidak benar-benar menemukan pakem starting XI, yang menurut saya memang tidak akan terjadi pada musim ini,” ujar Solskjaer.

“Musim ini bakal lebih soal skuat, tapi soal 24, 25, 26 pemain, dan saya kira itu justru akan membantu kami memasuki akhir musim nanti. Memang harus begitu. Cedera dan skors akan terjadi. Saya kira skuat kami bisa siap menghadapi setiap pertandingan,” lanjut manajer Manchester United itu.

 

Mungkin Anda Menyukai